type='image/gif'/>

7/27/16

Main-mainan Pokemon

Siapa yang tidak tahu game Pokemon Go? Yaa, minimal tahulah kalau game ini lagi booming meski cara mainnya ga ngerti.

Game ini mengharuskan pemainnya jalan kaki untuk melacak keberadaan para Pokemon. Atau kalau naik kendaraan, kendaraan itu harus pelan atau Pokemon tidak akan terlihat. Kalau si monster sudah kelihatan lempar deh pakai bola. Sehat karena jalan kaki, tapi seperti zombie karena fokus hanya pada layar ponsel.

Indonesia termasuk negara yang penduduknya gila Pokemon. Ada anak teman kerja ipar saya yang mencari Pokemon dikantornya. Ya mengganggu karena disaat orang sibuk kerja anak itu menyelusup kemana-mana mengejar Pokemon. Kenapa bisa ada Pokemon di ruang kantor ya?!

Padahal Pokemon Go sendiri belum resmi dirilis untuk pasar Indonesia sehingga keamanannya belum terjamin. Keamanan gimana maksudnya? Pokemon Go meminta akses kamera dan lokasi penggunanya. Karena keamanan belum terjamin siapa tahu ada pihak yang menerobos celah untuk mencuri data-data diponsel kita.

As far as I know, Badan Intelijen Negara sedang mewaspadai game ini karena letak Pokestop dan monster-monster Pokemon ada di kantor polisi, militer, perusahaan tambang, dan kantor pemerintahan sehingga dikhawatirkan mengganggu keamanan nasional.

Pokemon Go memakai teknologi augmented reality yang memasukkan karakter game ke dalam dunia nyata. Teknologi ini membuat orang merasa bermain di dunia nyata, bukan dunia virtual.

However, I opined that children are not allowed to play this game kecuali ditemani orang dewasa yang mengawasi mereka. Kalau tidak diawasi mereka jalan kesana-kesini nyasar, bisa dirampok, diculik atau tertabrak kendaraan. Seram, tapi namanya juga jaga-jaga kan.

Teknologi selalu berkembang dan kita tak bisa membendungnya. Gunakan saja bila perlu dan tinggalkan kalau tidak perlu.

7/1/16

Harga Pangan Naik Karena Kita Takut Kelaparan

Iya, lihat deh, seminggu sebelum puasa mulai kita memborong buah-buahan, daging, telur, sirup, dan aneka makanan lain. Supaya selama puasa punya stok makanan yang cukup katanya. Selain itu saat berbuka kita menyediakan aneka hidangan di meja melebihi yang bisa ditampung lambung. Itu wajar, katanya, karena tubuh butuh kompensasi setelah berlapar dan berhaus selama 14 jam.

Selama bulan puasa coba lihat berapa banyak penjual takjil dan lauk-pauk dadakan di pasar-pasar, pinggir jalan, ujung gang, dan perumahan. Mereka semua perlu bahan pokok untuk diolah jadi makanan. 

Itulah beberapa penyebab kenapa harga pangan selalu naik saat Ramadhan dan Idul Fitri. Bukan melulu karena pemerintah tak mampu menahan permainan kartel dagang atau inflasi, tapi juga karena pola makan penduduk yang rakus. 

Padahal puasa itu menahan hawa nafsu. Tapi yang terjadi malah mengumbar nafsu. Puasa bisa jadi ajang berhemat, lho, padahal. Dengan tidak adanya makan siang, uang yang dialokasikan untuk makan siang mestinya bisa ditabung. Tapi ya itu puasa malah jadi dalih untuk mengumbar nafsu.

Jadi, sebelum mengeluh harga pangan yang mahal ketika Ramadhan dan Idul Fitri coba perbaiki dulu niat kita menjalankan ibadah puasa. Lillahi taala atau melampiaskan nafsu makan.

5/18/16

Sukses Jualan Online Untuk Pemula

Banyak dari kita tergiur berjualan dalam jaringan (online) karena iming-iming keuntungan yang besar dan mudah dijalankan darimana saja. Iya, menjalankan toko online memang mudah tapi tidak semudah membalik telapak tangan. Kita tetap butuh usaha supaya pembeli mau beli produk dari toko online kita. Yang mudah kita lakukan adalah :

Deskripsikan produk dengan jelas
Misal Anda menjual baju, deskripsikan dengan lengkap ukuran, hiasan, aksen, juga panjang baju, bahan yang digunakan, lebar bahu, tangan, pinggul, dada dan apa warnanya. Atau kalau menjual panci jelaskan beratnya, diameter, apakah anti lengket atau tidak, bisa untuk memasak apa saja, apakah perlu perlakuan khusus saat mencuci atau tidak. 

Deskripsi ini penting karena pembeli tidak bisa memegang dan melihat langsung produknya sehingga mereka perlu info detail untuk dapat membayangkan seperti apa produk yang akan mereka beli. Deskipsi yang asal-asalan, apalagi cuma foto dan harga, bisa membuat pembeli menafsirkan Anda tidak serius berjualan.

Fast response
Jika ada (calon) pembeli yang memesan atau sekadar menanyakan stok atau detail barang, jawablah secepat yang Anda bisa. Ada banyak orang yang berjualan di internet mungkin dengan barang sama dengan yang Anda jual. Kalau Anda lama merespon bisa jadi calon pembeli tidak minat lagi membeli produk  Anda. 

Promosi
Blogwalking bisa dilakukan tapi mungkin tidak efektif lagi karena banyak pemilik situs yang tidak mengizinkan pengunjungnya beriklan. Carilah di Google dengan kata kunci "pasang iklan gratis" lalu daftarlah pada situs-situs yang tersedia dan beriklanlah.

Promosikan toko online di akun media sosial Anda. Jika bergabung di forum, maka cantumkan link toko online di signature profil dan postingan Anda.

Beri Diskon Bila Perlu
Jika memungkinkan berilah potongan harga atau diskon selama masa promosi atau event tertentu. Bisa juga Anda menggratiskan ongkos kirim untuk minimum pembelian nominal tertentu untuk pengiriman di wilayah yang sama dengan toko online Anda.

Layani Semua Pembeli Sama
Kalau Anda menerapkan minimum pembelian, maka pembeli yang membeli hanya 50rb juga harus Anda layani sama baiknya dengan yang membeli 500rb. Bisa jadi pembeli yang membeli seharga 50rb hanya mengetes dulu kualitas barang dan pelayanan Anda sebelum membeli dengan jumlah lebih besar.

Menjalankan toko online, sama seperti toko fisik, butuh usaha supaya pembeli berdatangan dan toko Anda laris. Yang penting jangan menyulitkan yang gampang dan jangan membuat yang gampang jadi sulit.

Salam sukses!(^v^)

5/9/16

Nyadran, Bukan Makan Di Kuburan

Masyarakat di Jawa Tengah biasa melakukan ritual nyadran setahun sekali. Nyadran dilakukan setiap bulan Ruwah pada kalender Jawa atau Syaban pada kalender Islam. However, nyadran meski bukan ajaran Islam tapi banyak umat Islam yang melakukannya sebagai reminisensi (kenangan) terhadap upacara Hindu sebagai agama mayoritas di tanah Jawa.

Untuk menghilangkan pengaruh Hindu, Sunan Kalijaga mengganti ritual Hindu dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, tahlil, zikir, dan doa bersama.

Sejatinya, nyadran bukan makan-makan atau kenduri di kuburan. Orang-orang Jawa pada bulan Syaban biasanya membersihkan kuburan-kuburan orangtua dan saudara-saudara mereka untuk mengingat bahwa kelak mereka juga akan mati dikubur dalam tanah. 
Foto : antaranews.com

Kemudian bersih-bersih kuburan kurang lengkap tanpa mendoakan arwah orang yang kuburnya mereka bersihkan. Dua hal ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam yang membolehkan ziarah kubur. Setelah energi terkuras untuk bersih-bersih maka mereka menyantap bekal/hidangan yang mereka bawa sendiri
.
Bersih-bersih kuburan akan terasa berat kalau dilakukan sendirian, apalagi zaman dulu kuburan identik dengan kesan seram dengan pepohonan besar dimana-mana. Jika dilakukan beramai-ramai akan menghilangkan kesan seram sekaligus menjaga kebersamaan antar warga sekampung. 

Jadi nyadran bukan makan bersama di kuburan. Filosofi dibalik nyadranlah yang utama. Makan-makan hanya kegiatan wajar setelah lelah beraktivitas. Jika lokasi makannya di kuburan itu karena sebelumnya ada aktivitas  membersihkan kuburan. Kalau kita selepas kerja bakti membersihkan got dan selokan, makan-makannya juga di sekitaran selokan itu, kan, bukan di rumah makan.

Mengingat arwah keluarga untuk didoakan, kebersamaan dan silaturahmi warga, dan pengingatan akan kematian itulah filosofi nyadran. 

Saya pribadi berpendapat ini tidak bertentangan dengan syariat Islam. Kalau bertentangan tentu Walisongo, terutama Sunan Kalijaga, tidak akan mengasimilasikan kebudayaan itu dengan Islam. Sunan Kalijaga mengganti ritual Hindu dengan doa-doa Islam supaya ajaran Islam bisa diterima masyarakat tanpa melanggar ajaran Islam itu sendiri.

Ziarah kubur dan mendoakan arwah dibolehkan dalam Islam, apalagi silaturahmi wajib hukumnya.

Jadi selama satu kebudayaan tidak bertentangan dengan ajaran Islam, tidak haram, dan tidak memaksakan diri, tidak apa-apa dilakukan.


 -------------------------------------
Referensi
http://www.nu.or.id
http://jombang.nu.or.id
http://pustakaimamsyafii.com

4/30/16

Dropship Reseller, Jualan Online Modal Dengkul

Mau coba jualan online untuk pertama kali tanpa risiko tinggi? Bisa saja asal mau repot sedikit untuk membuat website dengan blog dan domain gratisan lalu jual dengan sistem dropship reseller. Kenapa harus buat website, tidak di jualan di media sosial saja?

Sekarang ini orang-orang menggunakan media sosial untuk mencari informasi ringan dan hiburan, bercanda dengan sanak sahabat, atau berbagi hal- hal seru dalam hidup mereka, bukan untuk membeli barang. Kehadiran orang yang berjualan akan mengganggu mereka.

Toko online biasanya menggunakan media sosial untuk memberi tips, informasi produk, diskon, dan promosi, bukan untuk berjualan secara langsung.

Jika ada yang belum tahu cara membuat blog yang bisa digunakan untuk.domain pribadi silahkan KLIK SINI. Lalu untuk membuat domain gratis guna keperluan jualan online ada lihat DISINI

Lalu apa itu dropship reseller?
Dropship reseller adalah sistem penjualan dimana kita menjual produk milik penjual (seller) lain tanpa kita harus punya stok produk sendiri. Jika ada pembeli yang membeli dari toko online kita, seller akan mengirim produk langsung ke alamat pembeli itu menggunakan nama pengirim toko online kita. Profit yang didapat biasanya 10% - 15% dari harga jual. Ada juga seller yang memberi profit sampai 30%.

Model dropship reseller cocok untuk pelajar/mahasiswa karena tidak mengganggu waktu belajar mereka dan ibu rumah tangga karena tidak mengakibatkan penurunan kualitas mengasuh anak. Cocok juga bagi pensiunan karena bisa mengisi waktu luang secara produktif namun tidak memforsir tenaga dan pikiran.

Salah satu dropship marketplace adalah CAKNING.COM. Cakning.com punya puluhan seller yang menjual produknya untuk dijual lagi oleh reseller dengan cara dropship. Begitu akun kita aktif kita bisa lihat ribuan produk dengan harga jualnya dan profit yang bisa didapat reseller.

Jenis keanggotaan di cakning.com ada free-member dan full-member. Anggota full-member tentu saja bisa mengakses seluruh fitur dan mendapat e-training. Untuk pemula cukup free-member saja.

Seller, di cakning.com disebut vendor, berasal dari berbagai daerah jadi ongkos kirim antar produk bisa berbeda, kecuali produknya dijual seller yang sama. Jika (calon) pembeli kita membeli dua barang dari seller yang berbeda, maka mereka harus membayar dua ongkos kirim. Repot ya? Ya namanya juga gratisan jadi mau gak mau ya repot sedikit.

Meanwhile, admin cakning.com untuk ukuran bisnis dunia maya, agak lama dalam merespon pertanyaan dan keperluan lain. Seller juga ada yang cepat dan ada yang lambat memberitahukan ongkos kirim atau memproses order.

However, diluar dari kelemahan tadi, cakning.com cukup mengakomodir keinginan kita yang ingin jualan online tapi tidak punya barang dan modal.

Boleh dicoba boleh juga dilupakan (∩_∩)